Selasa, 24 September 2013

Apa Itu Domain?



Bagi Anda yang baru pertama kali membuat sebuah website mungkin Anda masih bingung perbedaan apa itu domain dan hosting. Sebenarnya apa itu domain? Apa itu domain sama dengan hosting? Artikel berikut ini akan membantu Anda menelusuri seluk beluk apa itu domain.

Domain merupakan sebuah nama unik yang diberikan oleh domain name server agar dapat dikenali sebagai nama server komputer seperti halnya pada web server dan email server di internet. Dengan adanya domain, pengunjung dapat dengan mudah mengenali dan mengakses suatu website tanpa harus hafal IP address website tersebut.

Perbedaan domain dengan hosting

Domain berbeda dengan hosting. Jika apa itu domain merupakan alamat untuk menuju suatu website, maka hosting merupakan ruang penyimpanan untuk menampung file-file website tersebut. Analogi sederhananya seperti ini, domain adalah alamat rumah Anda sedangkan hosting merupakan rumah Anda sendiri. Dengan demikian domain dan hosting sama-sama diperlukan untuk membangun sebuah website dan peranannya tak tergantikan.

Dalam dunia internet, seringkali kita mendengar kata top level domain. Top level domain yaitu deretan kata di belakang nama domain pada suatu alamat website. Ada 2 jenis top level domain. Pertama, global top level domain (gTLD) yaitu domain yang diperuntukkan untuk semua negara dibelahan dunia. 
Contoh gTLD antara lain : .com (dotcommercial), .net (dotnetwork), .org(dotorganization), .edu(doteducation), .gov(dotgoverment), .mil(dotmilitary), .info (dotinfo) dan lain sebagainya. Kedua, country code top level domain (ccTLD). Biasanya ccTLD diperuntukkan untuk masing-masing negara. Misal di Indonesia menggunakan tambahan kode ID seperti (.co.id), (.net.id), (.or.id), (.web.id), (.go.id) dan lain sebagainya. Jika di Singapura maka akan ditambahkan kode SG, misal (.com.sg), (.net.sg) dan lain sebagainya.

Bagaimana cara membeli domain?

Apakah Anda ingin membeli domain sesuai dengan nama Anda? Jika Iya, maka belilah sekarang juga sebelum domain Anda dibeli orang. Adapun cara membeli domain yaitu dengan memesan di penyedia hosting. Pada umumnya penyedia hosting juga melayani pembelian nama domain. Agar lebih hemat, sebaiknya Anda membeli domain dan hosting secara bersamaan pada penyedia jasa hosting yang sama karena harganya dapat lebih murah. Untuk proses registrasi nama domain memerlukan waktu sekitar 24 jam agar domain Anda dapat digunakan.

Bagaimana cara memilih nama domain?
Dalam dunia SEO, nama domain seringkali dikaitkan dengan kemungkinan banyaknya jumlah pengunjung yang mengakses website Anda. Hal ini disebabkan karena nama domain sendiri akan diolah oleh search engine sebagai salah satu kriteria dalam mengurutkan hasil pencarian. 

Berikut ini beberapa petunjuk cara memilih nama domain yang baik.

  1. Pilihlah nama domain yang mengandung kata kunci website Anda. Misal www.tehnyaindonesia.com, www.download.com, www.kacang-garuda.com dan lain-lain. Namun jika website Anda untuk pribadi Anda sendiri, maka Anda dapat memakai nama Anda atau nama panggilan Anda. Misal : www.gethuk.com, www.maswie.net dan seterusnya.
  2. Gunakanlah top level domain .com untuk mempermudah search engine mencatat website Anda. Perlu Anda ketahui bahwa top level domain .com lebih disukai search engine dibandingkan top level domain lainnya.   
  3.  Jika website Anda untuk kepentingan komersial, pakailah nama domain yang mudah diingat dan dicari banyak orang. Anda dapat menggunakan bantuan Google Keyword Tool untuk membantu memecahkan masalah ini.

Kesimpulan tentang apa itu domain

Dari penjelasan tentang apa itu domain dapat disimpulkan bahwa domain memegang peranan utama dalam membangun sebuah website selain hosting. Penggunaan nama domain yang baik dan sesuai dengan aturan penamaan domain akan membantu Anda dalam memperoleh trafik kunjungan website. Semoga artikel tentang apa itu domain di atas dapat membantu Anda dalam membangun sebuah website.

Salam sukses
wiharto

Tips Mudah memulai Bisnis Reseller Hosting



Saat ini bisnis reseller memang menjadi tren bisnis online yang sangat digandrungi karena selain mudah juga mampu menghasilkan uang cukup banyak. Salah satu bisnis reseller itu adalah reseller hosting dimana sudah terbukti dan sering diklaim sebagai bisnis reseller termudah yang pernah ada dan siapapun pasti bisa memulainya tanpa harus memiliki skill khusus ataupun menjadi seorang profesional. Nah sayangnya kendati bisnis reseller hosting ini memang sangat mudah, masih banyak orang yang enggan untuk menggeluti bisnis reseller yang satu ini, mengapa? Ya karena mereka adalah orang-orang awam yang tidak tahu bagaimana cara memulainya.

Mengenal bisnis reseller hosting.
Perlu anda ketahui, keuntungan utama bisnis reseller hosting dibandingkan dengan bisnis reseller lainnya adalah kemudahannya dalam mendapatkan komisi berulang kali tanpa harus menjualnya berulang kali. Bagaimana bisa? Ya, bisnis reseller hosting ini berharga murah dan layanannya memang sangat dibutuhkan di internet. Setiap webmaster atau pemilik website pasti membutuhkan sebuah hosting, karena itu bisnis reseller hosting adalah bisnis reseller yang sangat menjanjikan dan hampir tidak akan mati. Sekali seseorang sudah tertarik dengan sebuah hosting, maka di akhir kontraknya pastilah dia akan memperpanjang kontraknya kembali dan di sinilah anda akan mendapatkan untung kembali tanpa harus mempromosikannya kembali. Menarik bukan?

Memulai bisnis reseller hosting.
Untuk memulai bisnis reseller hosting tidaklah terlalu sulit. Ada beberapa tips yang bisa anda coba untuk segera memulai bisnis reseller hosting ini. Dan berikut ini adalah Tips Mudah dalam memulai Bisnis reseller Hosting :

1. Buatlah sebuah website simpel
Hosting adalah sebuah tempat atau server untuk menaruh segala sesuatu yang berhubungan dengan website anda sehingga nantinya anda tidak harus memiliki komputer sendiri yang harus online selama 24 jam demi onlinenya website anda. Nah tentu saja sebelum anda memiliki sebuah hosting anda harus membuat sebuah website terlebih dahulu.

Ingat, anda tidak perlu membuat website yang rumit atau bahkan memiliki animasi banyak. Anda cukup membuat website yang simpel dan mudah dimengerti oleh pengunjung anda nantinya. Jika anda tidak memiliki dasar yang cukup dalam pembuatan website seperti menggunakan bahasa program web php,asp dan sejenisnya maka anda bisa menggunakan fasilitas blogger. Ya blog pun nanti bisa anda beri domain dan hosting sendiri. Usahakan website awal yang anda buat ini masih kosong atau hanya berisi kalimat pembuka saja karena nantinya ini akan anda pakai sebagai senjata utama anda dalam berpromosi hosting.

2. Siapkan sedikit modal
Tentu saja no pain no gain, ya anda harus menyiapkan sedikit modal anda untuk keperluan membeli hosting dan promosi awal anda di media periklanan. Percayalah, sekali saja anda sudah mendapatkan pelanggan maka anda bisa mendapatkan keuntungan berkali-kali dari pelanggan anda tersebut.

3. Cari Reseller Hosting yang Terpercaya
Tentu saja agar anda bisa mendapatkan hasil yang pasti, anda harus mencari reseller hosting yang terpercaya. Biasanya reseller hosting yang terpercaya berharga sedikit mahal dan banyak testimoni asli penggunanya. Jangan terpancing harga yang murah karena itu bisa menjebak anda nantinya, jadi anda harus berhati-hati dalam memilih hosting. Salah satu contoh hosting Indonesia, anda bisa mengunjungi http://member.jogjahost.com/aff.php?aff=3766

4. Pelajari cara menggunakan Hosting tersebut
Setelah anda berhasil membeli hosting tersebut, maka anda harus belajar untuk menggunakannya. Ya jika anda berhasil menggunakannya maka anda bisa mengajarkannya pada orang lain bukan seperti yang anda lakukan? Anda tidak akan pernah tahu berapa orang diluar sana yang benar-benar ingin melakukannya seperti anda, karena itu pelajarilah untuk menggunakan hostingnya secara benar.

5. Tulis tutorial cara pemakaian hosting tersebut dan informasikan ke orang lain
Tentu saja setelah anda berhasil menggunakannya, saatnya anda menuliskan tutorial cara penggunaannya di website yang anda buat tadi. Usahakan agar anda menuliskannya dengan detail diselingi oleh screenshot gambar sehingga pengunjung anda bisa cepat mengerti. Setelah selesai menuliskannya, maka saatnya anda menaruh halaman website anda pada media periklanan sehingga nantinya mereka bisa melihat tulisan anda.

Bagaimana menurut anda cara diatas?
Tips Mudah memulai bisnis reseller hosting ini sangat gampang untuk dipelajari bukan? Nah ingat, dalam memulai bisnis ini anda diharuskan untuk selalu mencoba dan jangan putus di tengah jalan ketika anda sedang melakukannya. Karena itu sama saja seperti anda sudah menggali tambang emas, namun tinggal 1cm lagi emas itu terlihat, ternyata anda sudah pasrah dan tidak menggalinya lagi.

salam sukses
wiharto

Minggu, 22 September 2013

APA ITU HOSTING



Ketika Anda akan membangun sebuah website di internet, maka ada dua hal yang dibutuhkan agar website Anda dapat diakses, yaitu hosting dan domain. Hosting berfungsi sebagai media penyimpan data di internet sedangkan domain untuk mempermudah penamaan alamat website. Pada artikel kali ini kita hanya akan membahas mengenai apa itu hosting beserta seluk beluknya.

APA ITU HOSTING ?

Ingatkah Anda ketika baru pertama kali belajar membuat website? Mungkin Anda pernah menanyakan hal-hal berikut ini. Sebenarnya apa itu hosting? Bagaimana cara memilih hosting yang baik? dan seterusnya. Secara sederhana hosting merupakan sebuah media penyimpanan  untuk menampung file-file website di dalam komputer server internet. Dengan adanya hosting, website Anda dapat di akses orang dari mana saja.
Pada umumnya hosting ditawarkan dengan cara menyewa selama periode tertentu. Ada yang berbayar, namun ada juga yang gratisan. Ada yang berupa shared hosting, ada juga yang dedicated hosting. Semua memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing.
Anda bisa mengunjungi :

JENIS-JENIS HOSTING
Setelah Anda mengetahui pengertian apa itu hosting, maka berikutnya kita bahas mengenai jenis-jenis hosting. Berdasarkan konten yang dapat disimpan di dalam hosting, hosting dapat dibedakan menjadi beberapa jenis antara lain : blog hosting, image hosting, video hosting, dan file hosting.
  1. Blog hosting merupakan hosting yang ditujukan untuk membuat blog/website. Di dalam hosting tersebut telah tersedia secara lengkap aplikasi builder untuk membangun blog/website secara instan sehingga sangat memudahkan bagi pemula yang ingin membangun sebuah blog/website. Adapun contoh blog hosting antara lain : blogspot, wordpress, dan lain sebagainya. 
  2. Image hosting merupakan hosting yang ditujukan khusus untuk menyimpan gambar secara online yang memiliki kemampuan untuk ditampilkan secara slideshow online, photo sharing, album foto online dan kemampuan untuk menambahkan komentar pada foto. Contoh image hosting antara lain : flickr, google picasa, facebook, imageshack, photobucket.com, dan masih banyak lainnya. 
  3. Video hosting merupakan hosting yang ditujukan khusus untuk menyimpan video secara online dan memiliki kemampuan untuk memutar video secara online (streaming). Menariknya video yang ditampilkan juga dapat disisipkan sebuah komentar sehingga terkesan lebih hidup. Contoh video hosting antara lain : Youtube, metacafe, filestube, facebook dan masih banyak lainnya.
  4. File hosting merupakan hosting yang khusus untuk menyimpan berbagai format file. Biasanya file yang disimpan tidak dapat ditampilkan secara online melainkan hanya dapat didownload. Beberapa contoh file hosting antara lain rapidshare, hotfile, ziddu, enterupload, idws, dan lain sebagainya.
Jika Anda masih pemula dalam membangun website, maka hosting yang cocok Anda gunakan yaitu hosting umum. Hosting umum merupakan hosting yang kontennya dapat Anda isi sesuai keinginan Anda. Biasanya penyedia hosting ini telah menyediakan aplikasi seperti Fantastico dan Softaculous pada menu cPanel yang berisi kumpulan program pembuat website, blog, forum, foto album,  webstore secara instan sehingga dapat mempermudah pekerjaan Anda membuat website secara instan.
CARA MEMILIH HOSTING

Setelah Anda mempelajari apa itu hosting dan jenis-jenis hosting, maka langkah berikutnya yaitu Anda pelajari mengenai cara memilih hosting. Ada beberapa hal yang perlu Anda pertimbangkan ketika memilih hosting antara lain :

1. Kapasitas
Kapasitas penyimpanan dalam hosting merupakan hal pertama yang patut Anda pertimbangkan. Biasanya untuk personal hosting kapasitas penyimpanan yang dibutuhkan relatif kecil yaitu berkisar antara 10 MB sampai dengan 25 MB. Sedangkan untuk sebuah website perusahaan/instansi, kapasitas penyimpanan yang dibutuhkan antara 25 MB sampai dengan 100 MB. Namun jika perusahaan/instansi tersebut menggunakan aplikasi database, maka kapasitas penyimpanan yang dibutuhkan menjadi lebih besar dari 100 MB

2. Kecepatan dan bandwidth
Kecepatan akses hosting dipengaruhi oleh spesifikasi komputer server dan lokasi server. Jika server hosting Anda berada di Indonesia, sebaiknya pilihlah hosting IIX server Indonesia karena memiliki kecepatan akses yang lumayan bagus. Sedangkan bandwidth merupakan jumlah lalu lintas data dari pengakses website Anda. Biasanya penyedia hosting menawarkan bandwidth dalam kapasitas tertentu. Namun Anda jangan cepat tergiur dengan bandwidth unlimited karena pada banyak kasus, bandwidth unlimited cenderung memiliki kecepatan akses yang kurang bagus.

3. Fitur pendukung
Beberapa fitur pendukung hosting meliputi : email, penambahan sub domain, aplikasi tambahan, security dan lain sebagainya. Fitur-fitur tersebut kadangkala kita butuhkan untuk mempermudah dalam mengelola website.
Dari penjelasan singkat mengenai “apa itu hosting” di atas, dapat ditarik kesimpulan bahwa hosting memegang peranan yang cukup besar dalam membangun sebuah website. Oleh karena itu, seseorang harus berhati-hati dalam memilihnya. Setelah Anda mempelajari “apa itu hosting”, Anda juga perlu mempelajari sistem kerja hosting itu sendiri sehingga Anda tidak salah pilih dalam menentukan layanan hosting yang tepat.

Sumber : artikel jogjahost
B. Wiharto, SH